Jika ada seseorang yang bertanya tentang hal yang paling aku inginkan, aku akan menjawabnya "kebahagiaan".
Seperti Hidup Kembali
Tuhan slalu punya alasan mengapa Dia menjalankanQ di lajur seperti ini,, dan aQ takkan sekalipun mencemaskannya, karena itu takdirQ.
Kini Qu merasa jauh lebih baik dan seakan hidup kembali setelah sekian lama hatiQ terpenjara.
SEMANGATTTTT!!!!!!
Kini Qu merasa jauh lebih baik dan seakan hidup kembali setelah sekian lama hatiQ terpenjara.
SEMANGATTTTT!!!!!!
Rabu, 27 Juli 2011
Mengapa nabi Muhammad menyayangi kucing???
Sempet terlintas dipikiran saya.. mengapa Nabi Muhammad sangat menyayangi kucing..?
bukankah binatang di dunia ini banyak...kenapa tidak sapi, kerbau, ayam atau nyamuk sekalipun... :))
Iseng2 browsing di mbah google akhirnya saya pun mendapatkan sebuah jawaban ilmiah mengenai kucing....
- Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba.Liurnya bersih dan membersihkan.
- Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
- Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
- Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa'id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bernama lysozyme.
- Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll).
- Kucing sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
- Hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.
- Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri.Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
- Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan. Selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
Dan berikut ini adalah tulisan yang saya temukan yang menegaskan bahwa kucing adalah binatang yang suci Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda, "Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan)," [HR At-Tirmidzi, An-Nasa'i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah].
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah.Lalu, beliau berkata, "Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana."Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, "Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis."
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya.Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa pada buburnya. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut.Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, 'Aisyah ra. lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya. Rasulullah Saw bersabda, "Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling." Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing, [HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni]. Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci.
sumber : http://slevin-mahdavikia.blogspot.com/2010/02/fakta-ilmiah-mengapa-nabi-muhammad.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar